Contact Us
Report · Appendicitis & Appendix Perforation

Apendisitis Perforasi dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)


Tentang laporan ini

Apendisitis, radang usus buntu, adalah salah satu penyebab paling umum operasi darurat di Indonesia. Bila pasien sampai ke meja operasi tepat waktu, hasilnya umumnya baik. Bila terlambat, usus buntu dapat pecah (perforasi), perawatan menjadi lebih lama, lebih mahal, dan lebih berbahaya. Karena itu, seberapa sering apendisitis sudah pecah saat dioperasi adalah cermin langsung dari ketepatan akses bedah-darurat dan rujukan.

Laporan ini menggunakan Data Sampel BPJS Kesehatan 2015 sampai 2024 untuk menelusuri bagaimana apendisitis ditangani dalam JKN: jumlah pasien yang terlayani, rasio perforasi sebagai indikator akses bedah, jalur rujukan, biaya akibat keterlambatan, serta perbedaan antarwilayah. Semua angka populasi adalah proyeksi nasional tertimbang dari sampel dan menggambarkan populasi yang terlayani JKN, bukan jumlah kasus sebenarnya di masyarakat. Angka biaya adalah nilai klaim terverifikasi, bukan realisasi anggaran resmi.

Pertanyaan yang dijawab laporan ini

Temuan utama

Buka Laporan →
Citation. ARC Institute, Health System Center. Appendicitis and Appendix Perforation in Indonesia's National Health Insurance (JKN), 2015 to 2024. 2026. /reports/appendix-perforation/