ARC Institute

Indikator Strategis

Empat indikator sistem yang menentukan apakah cascade PTM Indonesia berfungsi: dari pintu masuk pasien sampai retensi jangka panjang. Tiap indikator + visualisasi dampak intervensi pilar yang menargetkannya.

Model status Calibrated, pre-review Angka indikatif untuk eksplorasi mekanisme, bukan policy-grade final.

The simple mental model

Pasien harus mengalir dari “belum tahu” menjadi “controlled”.

Setiap skenario mengubah satu atau lebih bagian aliran ini. Kalau satu bagian diperbaiki tetapi bagian berikutnya macet, hasil akhirnya bisa kecil atau bahkan terlihat buruk secara biaya.

Undiagnosed
Diagnosed
Treated
Controlled
Leaks: drop-out, stockout, visit burden, capacity shortage, CVD events

Empat indikator sistem

Empat indikator yang menentukan apakah cascade berfungsi.

Status quo = nilai keempat indikator di bawah saat ini. Setiap pilar adalah intervensi yang menargetkan satu indikator. Indikator membaik → cascade mengalir → controlled naik. Tidak ada satu pilar yang menyelesaikan semuanya. Dua penyakit utama: HT (Hipertensi) dan DM (Diabetes Melitus); outcome akhir CVD (Cardiovascular Disease).

Outcome akhir cascade Controlled HT ~5.1% dari disease pool Hasil akhir ditentukan oleh kombinasi keempat indikator di atas. Tidak ada single pilar yang membawanya naik signifikan — itulah dasar paket 4-pilar.

Visualisasi simbolik dampak intervensi

Tiap indikator + ilustrasi sebelum-sesudah pilar yang sesuai.

Toggle untuk melihat perubahan kondisi tiap indikator setelah intervensi pilar diterapkan. Untuk parameter granular (slider, dosis), masuk ke Lab Pilar.

Indikator 1 · Effective Screening Coverage

~33% awareness baseline → ~67% target

Pilar yang menargetkan: Pillar 1 — Better Screening

Visualisasi simbolik: 100 orang dengan HT 40+

Sudah terdiagnosis Masih tersembunyi

Awareness baseline ~33%: hanya sekitar 33 dari 100 orang yang tahu statusnya. 67 sisanya masih hidden, di luar cascade. Dengan jangkauan screening jauh lebih luas, ~67 dari 100 berhasil masuk cascade sebagai pasien terdiagnosis (ilustratif).

Indikator 2 · Visit Capacity Ratio

32 jt / 155 jt baseline → 80 jt / 155 jt target

Pilar yang menargetkan: Pillar 3 — Task shifting / sharing

Visualisasi simbolik: Demand vs Supply visit/tahun (HT 40+)

Demand
155 jt
Supply
32 jt 80 jt
Demand follow-up Dokter PHC Perawat (task shifting)

Demand ~4.9× lipat supply: 155 jt visit/tahun dibutuhkan, hanya 32 jt yang tersedia. Pasien tertahan sebelum treated. Dengan task shifting/sharing diperluas, supply ~2.5× lipat (80 jt visit/tahun) — gap menyempit signifikan (ilustratif).

Indikator 3 · PDC (Proportion of Days Covered)

~22% baseline → ~96% target

Pilar yang menargetkan: Pillar 4 — Supply Chain + MMD

Visualisasi simbolik: Cakupan obat (PDC) dalam 1 tahun, 52 minggu

JanFebMarAprMeiJunJulAguSepOktNovDes
Kunjungan pasien (5×/tahun, sama di kedua skenario) Hari pasien punya obat
PDC (Proportion of Days Covered): ~22% ~96%

Dengan 5 kunjungan/tahun (realistis) × 17 hari obat per visit, pasien hanya punya obat ~12 minggu dari 52. Sisa waktu pasien off-treatment. Kunjungan yang sama, tetapi 90 hari obat per visit → cakupan menyatu menutup hampir seluruh tahun. Yang berubah bukan jumlah visit, tetapi durasi cakupan per visit.

Indikator 4 · LTFU (Lost to Follow-Up)

~30%/tahun baseline → ~10%/tahun target

Pilar yang menargetkan: Pillar 5 — Outreach

Visualisasi simbolik: Kohort 100 pasien selama 5 tahun

Y0
Y1
Y2
Y3
Y4
Y5

Setelah 5 tahun, hanya ~17 dari 100 pasien yang tetap dalam cascade — sisanya keluar (LTFU 30%/tahun). Dengan refill di komunitas, ~59 dari 100 pasien tetap bertahan. Layanan yang lebih dekat = retention lebih kuat (ilustratif).

Why combination matters

4-pillar combo bekerja karena menutup bottleneck secara berurutan.

“The whole is greater than the sum of its parts.”

Kenapa tidak cukup satu pilar?

Karena cascade punya bottleneck berantai. Screening menemukan pasien, tetapi tanpa kapasitas follow-up pasien menumpuk. Kapasitas naik, tetapi tanpa obat kontinu pasien drop-out. Obat kontinu membaik, tetapi pasien tetap bisa hilang jika akses komunitas lemah.

Apa yang dilakukan paket maksimum?

Paket maksimum menggabungkan empat perubahan: screening diperluas, kapasitas follow-up ditambah lewat task shifting/task sharing, refill dibuat lebih panjang, dan sebagian layanan pasien stabil didekatkan ke komunitas.

1 Screening menemukan pasien

Hidden disease masuk ke sistem.

2 Task shifting/task sharing memberi kapasitas

Pasien baru bisa di-follow-up.

3 MMD menjaga adherence

Pasien tidak mudah drop-out.

4 Outreach menjaga retention

Layanan lebih dekat ke komunitas.

Pesan kebijakan: satu pilar bisa memperbaiki satu titik, tetapi paket pilar memperbaiki aliran pasien dari awal sampai controlled.
Yang disimulasikan: paket kuat yang memperbaiki pintu masuk, kapasitas layanan, kontinuitas obat, dan retention secara bersamaan. Logika skenario: pasien ditemukan, kapasitas layanan dinaikkan, obat dibuat lebih kontinu, dan retention dijaga melalui outreach.

How to read dashboard results

Cara membaca hasil skenario

Controlled naik

Lebih banyak pasien mencapai target klinis. Ini indikator cascade utama.

CVD events turun

Manfaat kesehatan mulai terlihat. Perubahan bisa lambat karena risiko CVD menumpuk selama bertahun-tahun.

Cost naik atau turun

Biaya bisa naik ketika lebih banyak pasien terdeteksi dan diobati. Itu tidak otomatis buruk jika DALY/events membaik.

Dominated

Biaya naik tanpa manfaat kesehatan. Ini sinyal skenario perlu diperbaiki atau digabung dengan pilar pendukung.